BLANTERORBITv102

    Cara Merawat Buku agar Tetap Cantik dan Estetik!

    Sabtu, 04 Maret 2023


    Buku adalah jendela dunia. Bukankah jendela yang dibiarkan terlalu lama tanpa dibersihkan akan berdebu? Begitu juga dengan buku, maka penting bagi kita untuk tahu cara merawat buku.

    Buku adalah tempat paling nyaman untuk menyimpan segala macam informasi, pengetahuan, segala hal tentang dunia, bahkan isi hati kamu. Biasanya buku harian bersifat rahasia dan penting.

    cara merawat buku


    Buku harian dapat dijadikan sebagai kenangan dan pembelajaran diri. Begitu juga dengan buku baik fiksi maupun non fiksi. Sebab, buku yang baik adalah buku yang bermanfaat bagi pembacanya.

    Buku dengan isi kaya akan manfaat dan karya mesti dijaga sebaik-baiknya, kan? Kalau kamu tahu cara merawat buku, berarti kamu telah menghargai buku dan penulisnya.
     

    Pentingnya Mengetahui Cara Merawat Buku!

    Siapa di antara kamu yang suka mengoleksi buku? Selain karena penulis dan isi buku, kadang-adang beli buku karena melihat sampul buku yang menarik, aroma buku baru, tetapi tidak dibaca. Haha, siapa yang begitu?

    Apa pun alasanmu membeli buku, pastikan untuk selalu membaca dan merawatnya, ya. Agar apa yang sudah dibeli tidak hanya menjadi pajangan semata.

    Apalagi untuk kamu kolektor buku, menjadikan ruang baca atau rak buku sebagai tempat yang kalau anak zaman sekarang bilangnya healing. Untuk menjadikan buku-bukumu tetap cantik dan estetik, yuk, kamu harus tahu cara merawat buku!

    1. Tutupi Buku dengan Sampul

    Pasti pada ingat, kan, menatap zaman sekolah suka disuruh sampulin buku tulis bahkan buku cetaknya? Hal tersebut bertujuan agar buku tidak robek dan tetap utuh sampai akhir semester.

    Begitu pula dengan merawat buku-buku yang lain. Ketika kamu membeli buku, jangan lupa untuk membeli baju untuk si buku alias sampul. Agar buku yang kamu beli tetap terjaga dengan baik kerapiannya.

    Apalagi kalau cover bukumu tipis dan rentan robek. Harus segera diberi sampul karena cover adalah visual utama yang terlihat. Sebelum merawat isi buku, mesti dimulai dari muka buku.

    2. Menata dan Menempatkan Buku yang Benar

    Dalam suatu rumah, ada baiknya memiliki setidaknya rak untuk menempatkan buku. Buku merupakan kebutuhan yang sudah pasti akan terpakai untuk kehidupan sehari-hari.

    Maka buku juga butuh tempat khusus untuk singgah. Tidak harus memiliki perpustakaan di rumahmu. Dengan adanya rak yang cukup untuk menampung seluruh bukumu itu lebih baik.

    Kemudian, jika sudah memiliki rak buku, perhatikan juga penataan buku-buku pada rak. Biarkan bukumu dengan ukuran dan panjang sama, berdiri tegak satu sama lain.

    Misal buku semacam novel, satukan di satu rak yang sama dengan ukuran sama pula. Begitu juga dengan buku berukuran panjang. Sehingga tatanan buku menjadi tampak rapi dan kokoh.

    Jangan bikin bukumu sumpek dengan menumpuknya, ya! Hal itu membuat buku tidak mendapatkan udara dan kesulitan bernapas. Akibatnya, buku akan lembab dan berjamur, tulisan pun mudah pudar.

    3. Aplikasikan Pembatas Buku

    Siapa di sini, yang masih suka melipat sudut buku menjadi bentuk segitiga? Bahkan ada yang dilipat menjadi persegi panjang? Hei kamu, sudah saatnya untuk menggunakan pembatas buku, ya!

    Novel biasanya akan menyediakan pembatas buku tersendiri. Namun, memang ada beberapa buku yang tidak menyediakannya. Nah, kamu bisa buat pembatas buku sendiri, loh!

    Bisa menggunakan kertas karton, origami, atau lainnya. Kamu bisa juga menggunakan penanda/pembatas buku warna-warni yang memiliki perekat, tetapi tidak membuat buku rusak.

    4. Hindari Kelembaban dan Sinar Matahari

    Suhu ruangan untuk menempatkan buku juga harus diperhatikan. Letakkan buku di ruangan yang tidak memiliki kelembaban berlebih dan dapat terlindung dari cahaya sinar matahari.

    Apabila suhu ruangan lembab, hal itu akan membuat jamur mudah melekat pada buku. Sementara itu, sinar UV dari matahari akan membuat buku jadi menguning, kering, bahkan memudarkan dan menghitamkan sampul buku.

    Jadi tempatkan para buku di suhu yang stabil, sekitar 19-22° C. Tingkat intensitas kelembaban hanya berkisar pada 44-45% agar buku tetap kering. Pastikan ruangan mendapat sirkulasi udara yang sesuai.

    5. Rajin Membersihkan Buku

    Jangan biarkan buku terus-terusan mendekam di tempatnya, ya! Ada saatnya kamu mengeluarkan buku dari rak untuk memberinya ruang bernapas lebih leluasa.

    Baca atau buka kembali buku lama—meski sudah dibaca agar kertas tidak saling menempel satu sama lain. Bersihkan buku dari debu dengan kemoceng.

    Jangan lupa untuk selalu membersihkan rak itu sendiri, ya. Biasanya lemari atau rak akan mudah berdebu. Alaskan tiap rak dengan kertas supaya bagian bawah buku tidak kotor.

    6. Tangan Bersih sebelum Menyentuh Buku

    Sepele, tetapi kadang suka lupa untuk memastikan kebersihan tangan sebelum Menyentuh buku. Biasanya akan langsung asal ambil dan langsung membaca.

    Apalagi untukmu yang masih suka membaca sambil ngemil. Sebaiknya tunda dulu salah satu kegiatannya, mau membaca buku atau makan lebih dulu?

    Jari yang sudah menyatu dengan makanan otomatis akan membuat noda pada bukumu. Belum kalau makanannya berminyak, atau meminum minuman dingin membuat tangan menjadi basah.

    Kalau sudah seperti itu, akan meninggalkan noda-noda yang tidak bisa dibersihkan. Alhasil, buku jadi tidak cantik dan tidak estetik secara tampilan.

    Jadi, cuci dan keringkan tanganmu sebelum menyentuh buku, ya!

    7. Menganggap Buku Bagian dari Diri Sendiri

    Salah satu cara merawat buku yang tidak boleh dilewatkan adalah jadikan buku sebagai bagian dari diri bahkan hidup kamu. Artinya, kamu menganggap sesuatu itu berharga.

    Kamu harus tahu, bagaimana buku itu lahir. Tidak hanya melalui proses produksinya. Akan tetapi, ada ide pikiran dan tenaga yang dikerahkan oleh penulis terhadap buku tersebut.

    Ada waktu dan perjuangan yang tertuang dalam buku yang sudah dibeli. Jika kamu kolektor buku, berilah penghargaan moral dengan merawat dan membacanya.

    Bagaimanapun buku sama seperti manusia yang butuh diperhatikan. Bayangkan jika buku hanya sekali digunakan dan tersudut tanpa daya? Bukankah terasa sayang?

    Memang saat ini era digital sudah menjadi kebutuhan. Sehingga banyak sekali tulisan atau karya yang lahir berupa digital seperti e-book. Bahkan tersedia platform untuk menelurkan karya tulis yang menguntungkan penulis.

    Namun, buku fisik tetap memiliki tempat yang harum. Saat ini pun, buku fisik tidak kalah bersaing dengan buku digital. Bahkan, buku fisik bisa menjadi sebuah tanda nyata apresiasi seorang penulis ataupun pengarang.

    Maka dari itu cara merawat buku harus diketahui oleh setiap orang. Supaya buku-buku tetap lestari dan memiliki nilai estetika dari segi tampilan bahkan isinya.

    Nah, sekarang sudah tahu, kan, bagaimana dan betapa pentingnya cara merawat buku? Yuk, sayangi buku seperti menyayangi dirimu sendiri!


    Oleh : Yuvina Z.


    Author

    Nimas Achsani

    Parenting, pernikahan, finansial dan gaya hidup

    1. saya jaman sma itu mengoleksi komik, tapi ya sekedar ngoleksi, enggak tau harusnya itu dirawat agar masih bisa dibaca nantinya

      BalasHapus