Cara Mengembalikan Fokus dalam Menulis

Diposting oleh Label: pada

Oleh: Zen

Apa tugasnya seorang penulis? Tentu saja menulis. Akan tetapi, dalam proses kepenulisan, ada beberapa hal yang mengganggu sehingga menyebabkan seorang penulis mengalami kesusahan dalam menulisnya, seperti malas, tidak memiliki semangat untuk mulai menulis karya maupun melanjutkan karya, hingga tidak bisa fokus dalam menulis.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu coba untuk dapat kembali fokus menulis:

Matikan Gawai

Gawai adalah sumber utama ketidakfokusan dalam kehidupan kita. Ketika sedang menulis satu paragraf, tiba-tiba muncul suara notifikasi dari gawai. Apakah kamu akan menanggapi notifikasi tersebut atau terus menulis? Mungkin kamu bisa menahan diri untuk tidak memeriksa notifikasi untuk saat ini. Namun, tiba-tiba saja muncul notifikasi kembali, lalu muncul kembali, dan muncul kembali. Apakah kamu masih bisa fokus?

Maka, supaya bisa fokus dalam menulis, letakkanlah gawai jauh dari jangkauanmu; baik dari jangkauan tangan maupun jangkauan mata. Karena, otak akan kehilangan fokusnya ketika mendapatkan suara notifikasi sebagai suatu isyarat bahwa kamu "sedang dipanggil" oleh gawai tersebut.

Cobalah Menggunakan Aplikasi yang Membantumu Fokus

Terdapat beberapa aplikasi di Google Play Store yang dapat membantumu fokus, seperti Forest, Pomodoro Timer, Help Me Focus, Brain Focus, dan masih banyak lagi aplikasi Android lainnya yang bisa kamu coba untuk mengembalikan fokus pada tulisan kita yang belum selesai. Jika kamu ingin teknik yang lebih menantang lagi, kamu bisa mencoba membuat suatu aplikasi yang membuatmu fokus dalam melakukan sesuatu, misalnya saja membuat aplikasi yang mengukur seberapa lama kamu fokus, lalu menyeleksi waktu terlama fokus dalam mengerjakan suatu tugas. Intinya, ketika kamu kehilangan fokus, janganlah merasa pasrah. Selama masih bisa berusaha, kenapa tidak kan? Apalagi di Google Play Store terdapat banyak aplikasi Android yang membuatmu bisa kembali fokus.

Pandanglah Jauh ke Depan

Terkadang yang membuat kita kehilangan fokus dalam melakukan sesuatu adalah karena kita kehilangan tujuan yang ingin digapai. Sekarang, mari kita tanya kepada diri kita sendiri, "Buat apa aku menulis? Buat apa aku selama ini menulis satu halaman setiap harinya? Untuk apa 100 halaman yang telah aku tulis ini?" Perbanyaklah pertanyaan "untuk apa" supaya kita bisa mantap dengan tujuan yang ingin kita raih. Kalau kita sudah memiliki tujuan, maka metode ini akan menguatkan tujuan itu. Namun, jika kita belum menemukan tujuan, maka metode ini akan membantumu menemukan tujuan tersebut.

Lantas, mengapa penting untuk menemukan tujuan dari tulisan-tulisan kita?

Tentu saja kita ingin mendapatkan jawaban atas segala hal yang kita lakukan. Kita bukan lagi seperti anak kecil yang melakukan segala sesuatunya hanya karena disuruh dan tidak memiliki pengetahuan atas alasan sebenarnya mengapa anak tersebut diminta melakukan sesuatu. Ketika kita telah mengetahui alasan-alasan di balik rutinitas kita selama ini, maka rutinitas tersebut tidak lagi terasa bosan karena kita sudah mengetahui garis akhir dari rutinitas yang senantiasa kita lakukan.

Bersyukurlah Atas Waktu yang Diberikan

Bersyukurlah karena kamu sudah diberikan usia oleh Tuhan hingga saat ini. Bersyukurlah karena hingga kini kamu masih diberikan kedua tangan beserta jari-jemari yang lengkap sehingga kamu bisa mengetikkan rangkaian kata-kata hikmah yang kelak akan menggugah pembaca tulisanmu. Ingatlah kawan untuk senantiasa bersyukur atas pekerjaan apapun yang kamu lakukan. Ketika kamu tidak merasa bersyukur, maka kenikmatan dari pekerjaan yang kamu lakukan takkan terasa secara sempurna. Tentunya kamu ingin melakukan segala sesuatu yang menyenangkan, kan?

Itulah beberapa cara untuk mengembalikan fokus kita dalam menulis. Tentu saja karya yang sudah setengah jadi sangat sayang jika tidak kita tuntaskan. Bahkan, karya yang sudah tuntas pun akan terasa sangat sayang jika tidak kita promosikan sehingga buku yang kita tulis maupun postingan-postingan di blog kita tidak sampai di tangan pembaca. Maka, kita harus terus berusaha menyelesaikan tulisan yang telah kita mulai supaya pada akhirnya akan terasa dampak positif dari tulisan yang kita rangkai tersebut.

Zen bernama lengkap Muhammad Zaini, seorang programmer, berumah di www.muhammadzaini.com, merupakan member ODOP Batch 1
Posting Komentar

Back to Top