Menghirup Aroma Surga

Diposting oleh Label: pada

Oleh: Heru Sang Amurwabhumi

Semenjak kedatangan bangsa Kanaan, pertumpahan darah demi pertumpahan seperti enggan beranjak dari sebidang tanah di semenanjung Laut Mati. Perang yang bukan hanya mengedepankan ego kepercayaan, namun juga pengakuan atas hak kepemilikan. Tercatat bangsa Amorit, Fenisia, Filistin, Israel, Asuriah, Babilonia, Persia, Makedonia, Romawi, Tatar Kharezmia, hingga Kekhalifana Turki Ustmani saling tumpas untuk memperebutkan kota di negeri tua itu. 

Tragedi kemanusiaan selama ribuan tahun yang hingga kini tiada pernah ketemu ujung pangkalnya itu, mencoba diangkat oleh Komunitas One Day One Post dalam kumpulan cerpen berjudul Secangkir Sahlab Beraroma Surga di Tanah Filistin. Dalam buku ini, Palestina dituturkan bukan sekadar dari konflik agama semata, namun juga perjalanan panjang sejarah tanah tak bertuan itu.

Tubuhku telah dicincang, hidup kembali, dicincang dan hidup lagi. Aku adalah maniak seks tua yang senantiasa mencekik pecinta demi pecintaku sampai mati. Sebelum melepas pecinta yang masih ingin penetrasi, kulepaskan laba-laba beracun yang dengan bengis akan melahapnya. – Hal. 7.

Aroma surga tiba-tiba menghambur, menggantikan sangit dan teriakan pilu, persis ketika kendaraan lapis baja membabat habis kerumunan pemuda yang tengah bersiaga, anak-anak dan perempuan. Darah mereka mengalir deras membasahi diriku, Tanah Filistin. – Hal. 135.

Tiga minggu menjelang launching, buku setebal 158 halaman ini sudah terjual sebanyak 100 eksemplar, sekaligus memecahkan rekor penjualan buku antologi Komunitas One Day One Post yang sebelumnya dipegang Ternyata Aku Bisa Menulis—terjual 60 eksemplar selama masa Pre Order. Seluruh keuntungan dari hasil penjualan Secangkir Sahlab Beraroma Surga di Tanah Filistin disumbangkan ke korban tragedi kemanusian Palestina melalui Yayasan ‘Nusantara Palestina Center’. Sebuah terobosan dari para penulisnya yang patut kita apresiasi.

Antologi Secangkir Sahlab Beraroma Surga di Tanah Filistin berisi sembilan belas cerpen yang disajikan dengan berbagai gaya penuturan mulai histori, religi, hingga romance. Buku yang sangat patut untuk dikoleksi dan dibaca bagi siapa saja, manusia yang masih belum kehilangan sisi kemanusiaannya. 

Judul: Secangkir Sahlab Beraroma Surga di Tanah Filistin
Penulis: One Day One Post Community
Penerbit: Embrio Publisher
ISBN: 978-602-53061-0-5
Tahun terbit: 2018
Tebal: 158 halaman

Heru Sang Amurwabhumi, Ketua Umum Periode I Komunitas ODOP

Posting Komentar

Back to Top