Chania
Edisi 4/I/Juni 2019
Oleh: El Lisa

Pernah mendengar nggak, Gaes? Kalau menulis itu lebih mudah dibandingkan dengan menjual buku agar tidak numpuk di gudang. Benar nggak, sih, kalimat di atas?

Ketika seorang penulis memutuskan untuk menerbitkan bukunya secara self publishing, maka penulis juga memiliki kewajiban untuk mempromosikan bukunya. Artinya penulis tidak hanya mengandalkan penerbit untuk memasarkan bukunya. Bahkan, tidak semua penerbit indie memiliki tim pemasaran untuk menjual buku yang telah diterbitkan. Bisa jadi penerbit itu hanya menerbitkan buku saja dari seorang penulis. Nah, kalau sudah begini mau nggak mau penulis harus bisa memasarkan bukunya sendiri agar laku di pasaran dan menjadi best seller.

Lalu, adakah cara mudah bagi penulis untuk memasarkan bukunya sendiri? Di bawah ini ada beberapa tips mudah yang bisa dilakukan oleh seorang penulis untuk mempromosikan bukunya:

  • Membuka Pre Order

Langkah ini dilakukan oleh penulis ketika bukunya sudah mau diterbitkan. Tentu saja bekerja sama dengan penerbit untuk mendapatkan cover buku yang akan dipromosikan. Buat pre order (PO) yang menarik dengan memberikan harga yang lebih murah dibandingkan membeli buku setelah masa PO berakhir. Penulis bisa membuka PO dengan memanfaatkan media sosial yang dimiliki.
 

  • Buat Behind the Book

Kalau di film ada behind the film, maka sah-sah saja kok penulis membuat behind the book yang berisi proses pembuatan bukunya hingga diterbitkan. Dari menggali ide, melakukan riset, dan mencari penerbit untuk menerbitkan bukunya. Buat semenarik mungkin menggunakan video atau slide-slide gambar.

  • Membuat Book Trailer

Apa sih book trailer? Book trailer itu hampir mirip dengan video trailer yang berisi cuplikan-cuplikan dari sebuah film. Bedanya book trailer memuat cuplikan singkat dari buku. Kita bisa membuat book trailer dalam bentuk video yang menarik pembaca sehingga pembaca akan memiliki gambaran secara visual terhadap buku yang akan dibaca.

  • Melakukan Promosi Silang

Jika kita seorang penulis pemula, lalu meminta bantuan kepada penulis lainnya yang telah melahirkan buku untuk membantu mempromosikan buku kita, maka ini bisa dinamakan dengan kerja sama yang saling menguntungkan. Artinya, kita bisa mempromosikan buku penulis yang diminta bantuan sedangkan penulis tersebut memperomosikan buku kita.

  • Melakukan Blog Tour atau Give Away

Cara ini juga bisa kita lakukan. Kita tidak harus memiliki blog sendiri untuk melakukan blog tour. Boleh kok kita meminta tolong kepada blogger agar ikut mempromosikan buku dengan mengadakan give away dalam blog tour tersebut.

  • Membagikan Teaser Buku

Tidak ada salahnya penulis membagikan cuplikan atau bagian dari bukunya agar pembaca makin penasaran dengan isi buku.

  • Membuat Quotes

Selain membagikan teaser buku, penulis juga bisa membuat quotes berkaitan dengan isi buku. Quotes ini lantas dibagikan di media sosial penulis sebagai bagian dari mempromosikan buku.

  • Kerja sama dengan Blogger Buku

Hampir mirip dengan blog tour, penulis bisa mengajak blogger buku untuk mereview buku kita di blognya. Ini cara paling jitu, karena dapat menjangkau daerah pemasaran lebih luas.

  • Testimoni

Penulis boleh meminta testimoni tentang bukunya dari orang-orang yang memiliki pengaruh di media sosialnya. Atau testimoni tersebut bisa dibagikan di media lokal seperti radio. Ini juga salah satu cara untuk mempromosikan buku.

  • Buat Kuis

Penulis bisa membuat acara seru-seruan berupa kuis di media sosialnya. Soal kuis tak perlu yang susah agar dapat menjaring peserta kuis lebih banyak. Soal kuis yang dibuat bolah dikaitkan dengan buku kita. Hal ini akan membuat peserta kuis mengingat buku yang sedang penulis promosikan.

  • Bedah Buku

Mengadakan acara bedah buku tidak harus secara offline ya, karena hal ini akan merogoh kocek lebih dalam lagi buat penulis. Kita bisa mengadakan bedah buku secara online dengan memanfaatkan komunitas yang dimiliki. Misalnya, mengadakan bedah buku yang sedang kita promosikan dalam grup online. Tentunya meminta izin terlebih dahulu agar bedah buku berlangsung lebih seru.

  • Stiker

Ini cara yang agak unik. Penulis bisa membuat stiker tentang bukunya, lalu ditempelkan di tempat-tempat yang mudah dilihat orang. Boleh juga menempelkan stiker promosi buku ini di belakang mobil yang kita miliki. Nebeng nempel di angkutan umum juga boleh, seperti yang dilakukan oleh calon anggota legislatif di negara kita.

  • Membagikan E-book Gratis

Membagikan e-book secara gratis sebagai bonus bagi pembeli yang telah membeli buku kita juga bisa menjadi pilihan. Tentu saja e-book yang dibagikan adalah e-book yang isinya menarik dan bermanfaat buat pembaca.

Nah, itulah 13 tips mudah untuk mempromosikan buku agar laku di pasaran. Kamu mau mencoba tips yang mana untuk mempromosikan buku agar bisa mencetak buku tersebut berulang-ulang? Silakan pilih tips mana yang bisa dilakukan agar bukumu tidak menjadi penghuni gudang.

El Lisa bernama lengkap Sri Lestari, tinggal di Kabupaten Bogor, merupakan anggota ODOP batch 2, bisa dihubungi via email lestarilisa8@gmail.com

 

Komentar Pembaca

Denik

Wah, boleh dicoba nih beberapa tipsnya. Menarik.

Berikan Komentar